Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Duh, Harga BBM Non Subsidi Naik Lagi, Said Didu Nyeletuk: Ada yang Ngeluh akan Dibuldozer

Duh, Harga BBM Non Subsidi Naik Lagi, Said Didu Nyeletuk: Ada yang Ngeluh akan Dibuldozer Kredit Foto: Siaran Pers/Pertamina
WE NewsWorthy, Jakarta -

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu ikut mengomentari harga BBM Pertamina atau bahan bakar minyak PT Pertamina non subsidi yang resmi naik pada 1 Desember 2022.

Hal itu disampaikan Said Didu dalam akun Twitter pribadinya, pada Kamis 1 Desember 2022.

Baca Juga: Gegara Minta Izin Jokowi Buat Tempur, Benny Rhamdani Dikritik: Pejabat Zaman Sekarang Diotaknya Cuma Ada Uang dan Kekuasaan

"Naik lagi. Lanjooottttt. Ada yg ngeluh akan dibuldozer," ujar Said Didu.

Sebelumnya, harga BBM Pertamina atau bahan bakar minyak PT Pertamina resmi naik pada 1 Desember 2022.

Kenaikan harga BBM Pertamina 1 Desember ini khususnya untuk BBM non subsidi.

Kenaikan harga BBM Pertamina 1 Desember ini berlaku di seluruh SPBU Pertamina yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

Penyesuaian harga BBM Non Subsidi ini resmi berlaku hari ini 1 Desember 2022.

Kenaikan harga BBM ini diumumkan oleh Pertamina pada Rabu malam 30 November 2022.

Dikatakan bahwa penyesuaian harga BBM per 1 Desember 2022 ini dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020.

Kepmen tersebut tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui SPBU.

Perubahan harga BBM non subsidi ini belaku untuk BBM jenis Pertamax Turbo dan Dexlite.

Sebagai contoh harga BBM non subsidi jenis Pertamax Turbo di DKI Jakarta, naik menjadi Rp 15.200 per liter dari sebelumnya Rp 14.300 per liter.

Baca Juga: Resiliensi Ekonomi Nasional di Tengah Ancaman Resesi

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Advertisement

Bagikan Artikel: