Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tajam! Ganjar Pranowo Soroti Keterbelahan Pasca Pilgub DKI 2017 Karena Agama: Ahok Teman Saya, Anies juga Saya Deket...

Tajam! Ganjar Pranowo Soroti Keterbelahan Pasca Pilgub DKI 2017 Karena Agama: Ahok Teman Saya, Anies juga Saya Deket... Kredit Foto: Fajar
WE NewsWorthy, Jakarta -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi keterbelahan akibat politik identitas di Pilkada DKI Jakarta Tahun 2017 yang diketahui memenangkan Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta Tahun 2017-2022.

Dalam perbincangannya dengan Ahli hukum tata negara Refly Harun di Channel Youtube, advokat ini menyebut bahwa Ganjar kini ikut terseret dari pembelahan yang ada setelah Pilgub DKI Jakarta.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Pilih Keluar Partai Jika Tak Diusung Capres 2024 Oleh PDI Perjuangan? Ternyata...

"Ganjar memang ditempatkan menjadi ahli warisnya pemerintahan sekarang ya wajar dan karena sama-sama PDIP. Tapi di sini lain pembelahan di masyarakat itu masih terjadi. Luka Pilpres sudah selesai dengan masuknya Prabowo ke kabinet. Tapi kok luka Pilkada DKI Jakarta masih ada," ucap Refly dikutip Rabu (30/11/2022).

Ia mengatakan bahwa sosok Ganjar Pranowo pun kini menjadi pusat bullying karena dianggap sebagai ahli waris cebong dan sosok Anies dianggap sebagai ahli waris kampret atau kadrun.

Ganjar pun menanggapi bahwa analisis Refly tak keliru dan menggunkan istilah residu politik menanggapi keterbelahan itu.

"Saya kira analisisnya tidak keliru-keliru amat karena memang istilah residu itu belum habis betul dan sebenarnya ini adalah investasi deposit yang hari ini ada untuk di-maintenance dan bisa digerakan. Maka itu wajar saja," papar dia.

Mantan Anggota DPR RI ini juga menyebut bahwa Pilkada DKI itu membuat sakit perut karena terlalu lama efeknya hingga saat ini.

"Terus kemudian terjadi pembelahan-pembelehan seperti itu dan ini awalnya didesain khusus, terus kemudian ketika ekornya bisa ngikut ya dipelihara yang saya katakan tadi itu yaitu residu politik Pilkada DKI Jakarta," paparnya.

Baca Juga: Diramal Bakal Jadi Presiden RI Ke-9 Berdasarkan Terawangan Angka Ganjil, Gibran Nggak Percaya: Maaf Pak

Penulis/Editor: Alfi Dinilhaq

Advertisement

Bagikan Artikel: