Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kode Jokowi Soal Pemimpin 'Rambut Putih' yang Mikirin Rakyat Mengarah ke Gubernur Jateng, Siapa Sangka Begini Tanggapan Ganjar Pranowo

Kode Jokowi Soal Pemimpin 'Rambut Putih' yang Mikirin Rakyat Mengarah ke Gubernur Jateng, Siapa Sangka Begini Tanggapan Ganjar Pranowo Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
WE NewsWorthy, Jakarta -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi soal endorsement atau dukungan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pemimpin rambut putih yang memikirkan rakyat hingga cocok jadi Presiden di 2024 nanti.

Dalam perbincangannya dengan Ahli hukum tata negara Refly Harun yang menanyakan ke Ganjar kalau endorsement itu bukan untuk dirinya, apakah akan keluar dari PDIP terlebih jika ada dukungan dari arus lain.

Baca Juga: Ternyata Begini Sosok Ganjar Pranowo di Mata Warga Jateng, Terkait dengan Kepemimpinannya, Nggak Nyangka Sih!

"Katakanlan kalau endorsement itu bukan untuk Bung Ganjar, tapi untuk yang lain. Apakah akan keluar dari orbit," tanya Refly di Channel Youtube pribadinya, dikutip Rabu (30/11/2022).

Ganjar pun lantang menjawab bahwa belum ada pikiran untuk keluar dari partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.

"Belum, belum, belum ada pikiran itu karena sejak mahasiswa sampai hari ini tetap PDI dulu PDI, kini PDI Perjuangan dan saya masih ada di jalur itu," ungkapnya.

Suami Siti Atikoh ini pun menyinggung soal pencalonan Jokowi kala itu tahun 2014 silam.

"Orang melihat dan membaca survei dan sebagainya, selah-olah sudah akan dia. Tapi di partai saya tidak. Ingat nggak waktu Bu Mega dulu mau mencalonkan Pak Jokowi. Semua masih ramai dengan calon lain, tapi tiba-tiba seorang Jokowi diambil dan itu bikin gempar semuanya," ungkapnya.

Ganjar menyebut bahwa artinya ia melihat dari orang dalam partai sebagai sebuah perjuangan.

"Kira-kira begitu ya, saya mencoba untuk menghormati konstitusi di PDI Perjuangan."

Baca Juga: LKPP Targetkan Transaksi e-Catalogue Hingga Rp500 Triliun pada 2023

Penulis/Editor: Alfi Dinilhaq

Advertisement

Bagikan Artikel: