Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tokoh NU Bawa-bawa Nama Kader PDIP Hantam Ganjar Pranowo: Apa Prestasinya Hingga Layak jadi Presiden?

Tokoh NU Bawa-bawa Nama Kader PDIP Hantam Ganjar Pranowo: Apa Prestasinya Hingga Layak jadi Presiden? Kredit Foto: Twitter/Ganjar Pranowo
WE NewsWorthy, Jakarta -

Tokoh Nahdhatul Ulama (NU) Umar Syadat Hasibuan mendadak angkat bicara soal Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang digadang-gadang akan ikut Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2024 nanti.

Ia pun menanyakan apa prestasi mentereng dari kader PDI Perjuangan itu kala dua periode memimpin Jawa Tengah.

Baca Juga: Gubernur Jateng Ngaku Gagal, Anak Buah Cak Imin: Kalau Gagal Kok Mau Nyapres, Bagaimana Urus Negara Besar Den Ganjar!

Politisi PKB ini pun mengutip dari pernyataan rekan separtai Ganjar, Trimedya Panjaitan yang menanyakan apa prestasi Ganjar.

"Kata trimedya : Apa prestasi ganjar hingga dia layak jd presiden?" ucapnya dikutip dari Twitter pribadinya, Selasa (29/11/2022).

Sebelumnya, Politisi PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan mempertanyakan soal Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang digadang-gadang akan maju di Pilpres 2024.

Padahal, selama memimpin Jateng, Ganjar kerap menghadapi masalah yang tak bisa diselesaikan seperti kemiskinan.

Secara lantang, Trimedya juga menyebut bahwa Ganjar sebagai salah satu kepala daerah yang gagal.

"Kalau berhasil pak Ganjar, kenapa Jateng masuk 17 Provinsi miskin?” kata Trimedya dalam sebuah diskusi di channel YouTube televisi nasional dikutip Kamis (24/11/2022). 

Selain menyoroti ketidakmampuan Ganjar mengentaskan kemiskinan di Provinsi Jateng, Trimedya mengatakan buruknya kinerja Ganjar juga terkonfirmasi dari penyelesaian polemik di Desa Wadas. 

Dia bilang, sampai sekarang, Ganjar benar-benar tak punya solusi untuk membereskan sengketa lahan di Desa Wadas yang sempat menarik perhatian publik Indonesia itu. 

Baca Juga: Aplikasi Pintu Luncurkan Fitur Lapor Pajak

Penulis/Editor: Alfi Dinilhaq

Advertisement

Bagikan Artikel: