Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pantesan Putri Candrawathi Menangis, Ternyata Disini Tempat Eksekusi Brigadir Yosua

Pantesan Putri Candrawathi Menangis, Ternyata Disini Tempat Eksekusi Brigadir Yosua Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
WE NewsWorthy, Jakarta -

Tempat eksekusi Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat disinggung saksi Adzan Romer ketika dalam persidangan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Mantan ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer menyebutkan bahwa Putri Candrawathi menangis setelah Brigadir Yosua meninggal, saat itu istri Ferdy Sambo berada di dalam kamar di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Bebal, Ferdy Sambo Tetap Ngotot Dirinya Benar di Depan Hendra Kurniawan: Udah Kamu Percaya Saya Aja

"Tahu dari mana di kamar?," tanya Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso dalam persidangan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Terdengar suara ibu menangis," jawan Romer.

Romet menjelaskan, suara tangis Putri berasal dari kamar di lantai 1. Tangis tersebut terdengar karena pintu kamar terbuka.

"Artinya ketika korban tertembak bisa terlihat dari kamar ibu?” tanya Hakim.

"Kalau pintunya terbuka bisa (lihat jenazah Yosua) yang mulia. Dan posisinya lurus," jawab Romer dikutip dari fajar.co.id, Senin (28/11).

Setelah peristiwa penembakan, Sambo membawa Putri keluar dari rumah melewati jenazah Yosua. Namun, Romer tak bisa mengidentifikasi apakah jejak kaki Putri menginjak ceceran darah Yosua atau tidak.

"Digandeng saudara Putri oleh FS keluar rumah menuju ke mana?" tanya Hakim.

"Menuju keluar garasi. Sampai luar saya dengar bapak perintahakan bang Ricky antar ibu ke Saguling," jawab Romer.

Diketahui, Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo terancam hukuman berlapis. Musababnya, dia bersama istrinya Putri Candrawathi dan Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Perbuatan itu dilakukan bersama-sama Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Putri Candrawathi, Ricky Rizal Wibowo dan Kuat Ma’ruf (dituntut terpisah), pada Jumat (8/7), sekira pukul 15.28 -18.00 WIB, di Jalan Saguling Tiga No.29, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan dan di Rumah Dinas Kompleks Polri Duren Tiga No.46, Rt 05, Rw 01, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Ini yang Terjadi Jika Prabowo Subianto Berhasil Pinang Khofifah Indar Parawansa Jadi Wakilnya

Penulis/Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: