Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jokowi Mobilisasi Massa Seolah Itu Relawan, Refly Harun Angkat Suara: Sangat Membuat Miris

Jokowi Mobilisasi Massa Seolah Itu Relawan, Refly Harun Angkat Suara: Sangat Membuat Miris Kredit Foto: Antara/ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nym.
WE NewsWorthy, Jakarta -

Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun buka suara soal adanya mobilisasi massa dalam acara Relawan Jokowi, di GBK, Senayan, Sabtu (26/11/2022) kemarin.

Menurutnya, jika kabar itu benar maka termasuk dalam hal yang patut disayangkan.

Baca Juga: Berdasarkan Kriteria, Refly Harun Beberkan Sosok yang Diinginkan Anies Baswedan Sebagai Pendamping di Pilpres 2024

"Kalau ini benar, pertama dia bukan massa genuine, kedua mereka dimobilisasi, ketiga dibohongi, sangat membuat miris rasanya, kok bisa?" ujar Refly dikutip dari Channel Youtube Refly Harun, Selasa (29/11/2022).

Refly lalu membeberkan hal lain jika memang massa yang ada adalah hasil dari mobilisasi dan bayaran.

Menurut Refly, hal tersebut menunjukkan Pemerintah sudah tak lagi percaya diri dengan apa yang seharusnya mereka capai atau kerjakan.

"Itu menunjukkan pemerintahan tidak terlalu percaya diri lagi dengan apa yang seharusnya mereka capai," paparnya. 

Lebih lanjut, Refly menyebut jika pemerintahan Jokowi percaya diri dengan apa yang dikerjakan dan capai, tentu hal semacam mobilisasi dan bayaran ini tak akan terjadi.

Pasalnya kata Refly, sangat mudah untuk membedakan mana relawan atau simpatisan yang memang sungguh-sungguh mendukung dengan bayaran

"Mudah cara membedakaannya, yang dimobilisasi itu yang datang bukan karena kejendaknya sendiri tapi karena dimobilisasi, tapi relawan yang genuine adalah kumpul dengan kehendaknya sendiri," ucap dia.

Diketahui, Acara Gerakan Nusantara Bersatu yang digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11/2022) menjadi sorotan karena beberapa Kontroversi.

Baca Juga: Dipanggil Bawaslu Gegara Hadiri Acara NasDem, Bupati Lotim Ogah Ngaku Dukung Anies Baswedan: Cuma Wujud Silaturahmi

Penulis/Editor: Alfi Dinilhaq

Advertisement

Bagikan Artikel: