Geram! Banyak Perusahaan Sawit Kantornya di Luar Negeri, Luhut: Indonesia Rugi, Semua Harus Pindah!

Geram! Banyak Perusahaan Sawit Kantornya di Luar Negeri, Luhut: Indonesia Rugi, Semua Harus Pindah! Kredit Foto: Instagram/Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku geram dengan perusahaan kelapa sawit Indonesia yang memiliki kantor pusat di luar negeri.

Luhut mengatakan mengaudit semua perusahaan kelapa sawit yang memiliki perkebunan di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Luhut dalam seminar nasional yang digelar Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) yang ditayangkan di kanal Youtube STTAL, Rabu (25/5).

"Begitu presiden meminta saya me-manage minyak goreng, orang pikir hanya minyak goreng, tidak," ujar Luhut.

Luhut menjelaskan mengaudit perusahaan sawit itu diperlukan agar mengetahui permasalahan yang terjadi.

"Supaya kita tahu luasnya berapa, plasmanya berapa, yieldnya berapa, produksinya berapa, di mana head quarter-nya," kata Luhut.


Lebih lanjut, Luhut juga mengungkapkan banyak perusahaan sawit yang kantor pusatnya di luar negeri.

Menurut dia, hal itu merugikan Indonesia karena perusahaan tersebut membayar pajak di luar negeri.

"Saya lapor presiden, pak head quarter-nya harus semua pindah di sini. Bayangkan dia punya 300 ribu-600 ribu ha, headquarter-nya di luar negeri, dia bayar pajak di luar negeri itu," ujar Luhut.

"Not gonna happen. You have to move your own head quarter to Indonesia. Itu yang penting dipikirkan. Bukan hanya sekadar ini siapa yang nanganin, si itu yang nanganin. Mau siapa kek yang nanganin yang penting beres," pungkasnya.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Video Pilihan

Terkini