Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Cak Imin Siap Pisah Jika Prabowo Lebih Pilih Ganjar, Gerindra Buka Suara

Cak Imin Siap Pisah Jika Prabowo Lebih Pilih Ganjar, Gerindra Buka Suara Kredit Foto: Suara.com
WE NewsWorthy, Jakarta -

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani menanggapi pernyataan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang mengaku bakal membentuk komposisi anyar jika Prabowo Subianto lebih memilih Ganjar Pranowo ketimbang dirinya untuk maju Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.

Muzani mengatakan penentuan capres cawapres Koalisi Indonesia Raya (KIR) Gerindra-PKB untuk Pilpres 2024 ditentukan Prabowo dan Cak Imin.

Baca Juga: Jalur Sepeda Peninggalan Anies Jadi Tempat Parkir, Andi Sinulingga: Weleh Makin ke Sini Makin Gak Karuan

"Jadi, untuk memutuskan siapa calon presiden dan siapa calon wakil presiden, keduanya sepakat ditentukan oleh Pak Prabowo dan Pak Muhaimin," ujar Muzani ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/11) dikutip Fajar.co.id.

Muzani menegaskan hingga saat ini pihaknya belum membicarakan soal capres-cawapres.

"Sampai sekarang koalisi ini belum bicara soal siapa calon presidennya dan siapa calon wakil presidennya," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar sudah membulatkan tekad untuk berpisah kubu dengan Partai Gerindra dalam menghadapi Pilpres 2024. Ia pun sudah bersiap untuk membangun atau bergabung dengan partai-partai lain.

Muhaimin atau akrab disapa Cak Imin menegaskan bahwa hal itu akan terjadi jika Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto lebih memilih untuk berpasangan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ketimbang dirinya.

"Saya bikin komposisi lain," kata Cak Imin di Kantor DPP PKB, Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2022).

Namun, Wakil Ketua DPR RI itu masih belum mau membeberkan partai apa saja yang potensi untuk bergabung jika PKB benar-benar pisah dengan Gerindra.

"Rahasia," ujarnya singkat.

Cak Imin mengatakan bahwa PKB tidak bisa bertahan dengan Gerindra jika dirinya sama sekali tak mendapat tempat di Pilpres. Namun begitu, ia belum bisa memutuskan PKB harus keluar dari PKB saat ini.

"Kita bikin komposisi baru. Kita lihat nanti," ujarnya lagi.

Baca Juga: Viral Aksi Puluhan Kader PSI Bengkulu Tuntut Pengunduran Diri Sambil Bakar Atribut Partai, Teriakannya: PSI Berkhianat!

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: