Dishub DKI Tambah Jalur Ganjil Genap, Gilbert: Cuma Tambah Beban Rakyat!

Dishub DKI Tambah Jalur Ganjil Genap, Gilbert: Cuma Tambah Beban Rakyat! Kredit Foto: Antara/Nova Wahyudi

Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperluas aturan ganjil genap dari 13 ruas jalan menjadi 25 ruas jalan. Hal itu dilakukan karena meningkatnya volume lalu lintas di Ibu Kota Negara.

Penambahan ganjil genap sebanyak 25 ruas jalan di Ibu Kota itu rencananya diberlakukan mulai pekan depan atau pada Senin (30/5/2022).

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak mengatakan, penambahan jalur ganjil genap hanya menambah beban rakyat. Menurutnya, rakyat butuh solusi yang lebih konkret dari sekadar ganjil genap.

Baca Juga: Nggak Ada Angin, Nggak Ada Hujan Mega Sebut PKS dan Partai Ummat Penumpang Gelap, Habis Sudah Dihujat Netizen

"Gubernur terlihat tidak memiliki kepekaan terhadap beban rakyat dalam suasana COVID-19, dengan pengeluaran bahan bakar yang membesar saat harga bensin naik. Ganjil genap hanya menambah panjang jalur perjalanan dan menambah beban rakyat," kata Gilbert dalam keterangannya dikutip pada Jumat (27/5/2022).

Gilbert melanjutkan, kebijaka ganjil genap mengharuskan warga mencari jalur lain yang lebih jauh. Maka, semakin diperluas jalur ganjil genap, bertambah pula pengeluaran untuk membeli bahan bakar.

"Warga tidak mungkin menggunakan mobilnya hanya enam bulan dalam setahun karena kebijakan ini," ucapnya.

Diketahui, penambahan ruas jalan yang masuk aturan ganjil genap itu sebelumnya sudah diatur dengan Peraturan Gubernur Nomor 88 tahun 2019 tentang Ganjil Genap.

Adapun untuk jam operasional ganjil genap akan dimulai pukul 06.00 WIB sampai 10.00 WIB dan sore dari pukul 16.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Aturan ganjil genap berlaku Senin sampai Jumat. Sedangkan Sabtu, Minggu serta hari libur nasional, ganjil genap tidak berlaku.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Video Pilihan

Terkini