Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu mengomentari sejumlah perusahaan yang menjadi sponsor di ajang Formula E.
Salah satu yang menjadi sorotan Said Didu yaitu masih belum ada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi sponsor Formula E.
Baca Juga: Bela UAS, Fadli Zon: Diplomasi Singapura Semakin Belepotan dan Kualitasnya seperti 'Banana Republic'
Said Didu menduga tidak adanya BUMN dalam daftar sponsor penyelenggaraan Formula E karena adanya arahan untuk tidak memberikan dukungan kepada pesaing.
Hal itu disampaikan Said Didu dalam akun Twitter pribadinya, pada Kamis 26 Mei 2022.
"Sepertinya ada arahan agar tdk jadi sponsor kpd pesaing," ujar Said Didu.
Dia pun menyebut saat ini BUMN menjadi alat politik.
"BUMN skrg jadi alat politik," pungkasnya.