Masalah Minyak Goreng Nggak Kelar-kelar, Penunjukkan Luhut Dinilai Sebagai Bentuk Frustasi Jokowi

Masalah Minyak Goreng Nggak Kelar-kelar, Penunjukkan Luhut Dinilai Sebagai Bentuk Frustasi Jokowi Kredit Foto: Antara/Arnas Padda

Penunjukkan Luhut Binsar Pandjaitan mengurus masalah kelangkaan minyak goreng dianggap sebagai bentuk frustasi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini disampaikan Wakil Ketua FPKS DPR RI, Mulyanto.

Mulyanto mengatakan, Jokowi telah melakukan segala upaya untuk mengatasi masalah kelangkaan serta harga minyak goreng di dalam negeri. Namun, upaya Jokowi selama ini tampaknya kurang membuahkan hasil positif.

“Sejak enam bulan lalu berbagai kebijakan telah diambil Jokowi, namun faktanya sampai hari ini harga minyak goreng tidak dapat dikendalikan Pemerintah. Tetap di atas HET. Ini mungkin yang bikin frustrasi Presiden,” kata Mulyanto dalam keterangannya, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga: Tugaskan Luhut Urus Minyak Goreng, Jokowi Berpotensi Langgar UU Kementerian Negara, Pak Mul: Sak Karepe Dewe

Selain itu, Ia menilai kebijakan ini berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 Tentang Kementerian Negara.

Dalam UU tersebut, katanya, diatur dengan jelas tugas dan fungsi setiap kementerian secara definitif. Sehingga, penugasan terhadap menteri tidak bisa bersifat personal.

Mulyanto berpendapat, kebijakan itu membuktikan bahwa Jokowi tidak menganut adanya pakem tugas-fungsi Kementerian. Jokowi mengedepankan pendekatan personal dalam mengatasi suatu masalah.

“Terkesan loncat pagar dan meminggirkan peran Menko Perekonomian, yang selama ini mengkoordinasikan urusan minyak goreng,” ucapnya.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Video Pilihan

Terkini