Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Terungkap Saat Persidangan, Ternyata Segini Kejamnya Bharada Eliezer Terhadap Brigadir Yosua

Terungkap Saat Persidangan, Ternyata Segini Kejamnya Bharada Eliezer Terhadap Brigadir Yosua Kredit Foto: Andi Hidayat
WE NewsWorthy, Jakarta -

Kekejaman terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J terungkap saat persidangan.

Bharada Eliezer disebut menembakkan sekitar tiga hingga empat peluru kepada Brigadir Yosua, ini diungkapkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca Juga: Tepat Setelah Pembunuhan Brigadir Yosua, Ternyata Begini Ekspresi Ferdy Sambo, Nggak Terpikirkan!

Jaksa menuturkan bahwa Bharada Eliezer menembak Brigadir Yosua tanpa keraguan sedikitpun, meski mengetahui bahwa perbuatan tersebut mengakibatkan hilangnya nyawa korban.

"Sesuai dengan rencana jahat yang telah disusun sebelumnya, dengan pikiran tenang dan matang serta tanpa ada keraguan sedikitpun karena sudah mengetahui jika menembak aman mengakibatkan dirampasnya nyawa korban," papar Jaksa dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/10/22).

"Mengarahkan senjata api Glock 17 nomor seri MPY851 ke tubuh korban Nofriansyah Yosua Hutabarat dan menembakkan senjata api miliknya sebanyak tiga agah empat kali hingga korban terjatuh dan terkapar," tutur Jaksa.

Jaksa menuturkan, peluru yang merangsek masuk dari dada kanan ke dalam rongga dada hingga menembus paru-paru. Jaksa juga menuturkan bahwa peluru sepanjang 9 mm bersarang pada otot sela iga ke delapan.

Selain itu, Jaksa menyebut bahwa luka tembakan yang masuk dari bahu kanan, menembus lengan atas Brigadir J. Sementara peluru yang masuk dari bibir korban, menyebabkan patahnya tulang rahang bahwa dan menembus ke leher kanan.

Baca Juga: Ditantang Ikuti Gaya Anies yang Pamer 7 Piagam Penghargaan, Balasan Gibran Menohok: Saya Nggak Sehebat Beliau Bang

Penulis/Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: