Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Nah Lho! Soal Pelecehan Seksual pada Putri Candrawathi, Refly Harun: Padahal Sudah Dipastikan Tidak Terlihat Seperti Orang Diperkosa

Nah Lho! Soal Pelecehan Seksual pada Putri Candrawathi, Refly Harun: Padahal Sudah Dipastikan Tidak Terlihat Seperti Orang Diperkosa Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menyoroti soal skenario yang beredar yakni terkait pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi oleh Brigadir J.

Hal itu ditanggapi Refly Harun dalam video di Channel YouTube pribadi miliknya. Dalam tayangan tersebut, Refly Harun mengatakan bahwa spekulasi terkait pelecehan seksual itu pernah dibenarkan oleh Komisi Nasional (Komnas) Perempuan serta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Baca Juga: Mencengangkan! Disaat Kuat Maruf Justru Kena Blunder Dirinya Sendiri Soal Ancam Bunuh Brigadir J, Hakim: Apa yang Tidak Benar?

"Tapi itu ada satu spekulasi yang berkembang yang pernah disinggung-singgung juga oleh pemberitaan-pemberitaan media, tapi versi resmi yang kita dengar dalam dakwaan adalah bahwa Yoshua melecehkan, memperkosa, setidak-tidaknya melakukan kekerasan seksual terhadap Putri dan itu dibenarkan paling tidak oleh Komnas Perempuan dan juga Komnas HAM," tutur Refly Harun dalam Channel YouTube pribadi miliknya, Kamis (3/11).

Lanjut, Refly Harun bahkan menyinggung soal Komnas Perempuan dan Komnas HAM yang kerap mendapat respons kontra dari publik.

"Sehingga Komnas Perempuan dan Komnas HAM itu sempat dimaki-maki juga ketika dia mengatakan agar ini diselidiki lagi soal adanya kekerasan seksual atau bahkan perkosaan terhadap Putri Candrawati," ujar Refly Harun.

Refly Harun pun menyebutkan bahwa soal skenario pelecehan seksual itu, padahal sudah ditegaskan oleh ahli psikologi bahwa Putri Candrawathi tidak seperti orang yang dilecehkan.

Baca Juga: Rocky Gerung: Esemka Versi Jokowi Sudah Gagal Total, Sekarang Itu Esemka Made in China

Penulis/Editor: Irania Zulia

Advertisement

Bagikan Artikel: