Ramai Isu LGBT, dari Podcast Deddy Corbuzier Sampai Kedubes Inggris, Begini Pandangan Gus Nadir

Ramai Isu LGBT, dari Podcast Deddy Corbuzier Sampai Kedubes Inggris, Begini Pandangan Gus Nadir Kredit Foto: pexels.com/monstera

Cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU), Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir menyampaikan pandangannya terkait kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Hal ini ia sampaikan mengingat belakangan ramai isu seputar LGBT yang menjadi polemik di tengah masyarakat.

Gus Nadir mengatakan, kaum LGBT harus dihormati sebagai sesama manusia. Sebagai warga negara mereka juga mempunyai hak dan kewajiban yang sama di mata hukum

“Hormati mereka sebagai sesama manusia. Setiap manusia membawa ruh suci dari Allah,” ungkap Gus Nadir lewat akun Twitter pribadinya, Selasa (24/5/2022).

Baca Juga: MUI Bereaksi Keras Soal Bendera LGBT di Kedubes Inggris, Gus Nadir Beri Pesan Penting: Jangan Cuma Ikuti Emosi Umat

Menurut Gus Nadir, tidak boleh ada ada tindakan diskriminatif meskipun mereka dianggap berperilaku menyimpang. Urusan dosa, kata Gus Nadir, sebaiknya diserahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Tidak boleh terjadi diskriminasi terhadap siapapun juga. Urusan dosa atau tidak, itu urusan mereka dengan Allah. Sesederhana itu. Enggak pakai ribet,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, isu LGBT ramai diperbincangkan saat Deddy Corbuzier mengundang pasangan sesama jenis Ragil Mahardika dan Fred Vollert Frederik ke acara podcast-nya. Deddy dikecam habis-habisan lantaran dianggap mempromosikan LGBT.

Setelah kasus itu, publik kembali digegerkan dengan ulah Kedutaan Besar Inggris di Jakarta yang mengibarkan bendera LGBT di kantornya. Kali ini, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri sampai harus turun tangan mengatasi masalah tersebut.

Bahkan, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi kabarnya sudah memanggil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Video Pilihan

Terkini