Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Terkait Pernyataan Kontroversial Komisaris PT Pelni, Husin Shihab Minta Kominfo Hapus Keyword Khilafah, Dampaknya Nggak Main-main!

Terkait Pernyataan Kontroversial Komisaris PT Pelni, Husin Shihab Minta Kominfo Hapus Keyword Khilafah, Dampaknya Nggak Main-main! Kredit Foto: Instagram/Habib Husin Shihab
WE NewsWorthy, Jakarta -

Ketua Cyber Indonesia, Husin Alwi Shihab meminta agar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menghapus kata kunci atau keyword khilafah dari Google.

Husin Shihab menyinggung pernyataan Komisaris PT Pelni, Dede Budhyarto yang memelesetkan kata khilafah menjadi 'khilafuck', sehingga memicu kehebohan di sosial media.

Baca Juga: Buntut Pelesetan Khilafah, Fadli Zon Minta Erick Thohir Pecat Komisaris PT Pelni, Said Didu: Betapa Rusaknya BUMN

Husin menilai bahwa orang yang tak terima terkait pelesetan kata tersebut merupakan bagian dari gerakan khilafah yang mengancam kedaulatan negara.

Namun, ada netizen Twitter yang tidak setuju dengannya, dan meminta agar Husin mempelajari arti kata khilafah dari Google, agar tau kebenarannya.

"Ente muslim? Tau gak Khilafah itu apa?! Kalo gak tau lebih baik buka google cek Khilafah itu apa, cuma berisik gak ada isi," cuit akun Twitter @Read***.

Terkait hal ini, Husin meminta agar Kominfo menghapus keyword khilafah dari Google, karena akan berdampak mengerikan pada masa depan, dan agar orang tidak salah paham tentangnya.

"Saking massifnya mrk mengkampanyekan Khilafah melalui medsos dan website di google untuk mengajak masyarakat awam supaya belajar soal Khilafah dan mengimaninya," ungkapnya.

"Bahaya sih kalau gak segera dicegah. @kemkominfo mesti blacklist keyword Khilafah. Dampaknya nanti bukan skr," pungkasnya yang dikutip dari Twitter @HusinShihab, Selasa (25/10).

Baca Juga: Kenapa Sokrates Dianggap Berbahaya oleh Negara?

Penulis/Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: