Geleng Kepala! Kalau Saya Jadi Presiden Tiongkok: Ga Sanggup Harus Urus 1,4 Milyar Orang

Geleng Kepala! Kalau Saya Jadi Presiden Tiongkok: Ga Sanggup Harus Urus 1,4 Milyar Orang Kredit Foto: Instagram Pribadi Sutiyoso @bangyosofficial

Mantan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN), Sutiyoso masih turut mengungkapkan rasa mirisnya terhadap banyaknya tenaga asing yang menyerbu tanah Indonesia. Ia bahkan menyebut tidak sanggup mengurus 1,4 Milyar orang yang datang ke Indonesia sebagai tenaga asing.

Hal itu juga disampaikannya seraya menyinggung bahwa migrasi WNA Cina ke tiap negara merupakan strategi untuk mengurangi beban negara. Bahkan Sutiyoso menyebut satu-satunya cara yakni dengan mengurim orang ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Baca Juga: Mantan BIN Blak-Blakan Soal Tenaga Asing: Kalo Bawa Duit Ya Ga Masalah!

"Miris. Kalau tenaga ahli, silakan, tenaga ahli itu dua atau tiga orang. Bukan ribuan. Kalau saya jadi Presiden Tiongkok, ngurus orang 1,4 Milyar, ngasih makan, papan, sandang, sekolahnya, tidak akan mampu. Maka paling mudah ya ekspor orang," ungkap Sutiyoso dikutip pada akun Youtube JIC TV, dikutip Senin (23/5).

Lanjut, bahkan menurut Sutiyoso, orang-orang tersebut tidak akan pulang kembali ke negara asalnya dan akan memperbanyak keturunan dengan membuat etnis mayoritas di Indonesia.

"Mereka akan bikin anak sebanyak-banyaknya di Indonesia dan berkolaborasi dengan pengusaha Cina yang sudah ada untuk berkuasa dan menyisihkan pribumi," tutur Sutiyoso.

Ia pun khawatir dengan nasib Indonesia ke depannya. Bukan hanya situasi pandemi, namun juga kedatangan tenaga asing yang justru bisa memperkeruh situasi lebih buruk lagi.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Video Pilihan

Terkini