Sindir UAS, Guntur Romli: Ngakunya Mau Dirikan Negara Khilafah, Tapi Rayakan Ultah ke Singapura

Sindir UAS, Guntur Romli: Ngakunya Mau Dirikan Negara Khilafah, Tapi Rayakan Ultah ke Singapura Kredit Foto: Instagram/Mohamad Guntur Romli

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli berkicau di akun Twitter pribadinya. Kali ini tampaknya kembali menyindir Ustaz Abdul Somad (UAS) yang hendak berlibur ke Singapura namun ditolak.

"Konon, ngakunya pengen negara syariah atau negara khilafah atau negara Islam tapi liburannya, pengen merayakan ultahnya ke Singapura," kata Guntur Romli di akun Twitter pribadinya dikutip pada Senin (23/5/2022).

Cuitannya itu tampak menyindir UAS. Sebab, diketahui lawatan UAS ke Singapura menjelang hari ulang tahunnya yakni pada 18 Mei. UAS sendiri tiba di Singapura pada 16 Mei lalu kemudian ditolak pihak imigrasi negara tersebut.

Baca Juga: MUI Bereaksi Keras Soal Bendera LGBT di Kedubes Inggris, Gus Nadir Beri Pesan Penting: Jangan Cuma Ikuti Emosi Umat

Baca Juga: Waduh, Tingkat Kepuasan Terhadap Kinerja Jokowi Cenderung Stagnan, Ini Sebabnya

Guntur Romli beberapa kali memang turut berkomentar soal penolakan Singapura terhadap UAS. Misalnya ketika ia menduga lawatan UAS ke Singapura tak sekadar ingin berlibur, namun ada agenda lain.

“Siapa tahu turis cuma kedok, tapi ada kegiatan ceramah yang bisa dianggap provokasi itu SARA di sana, pemerintah Singapura harus antisipasi,” kata Guntur Romli di akun Twitter pribadinya, Selasa (17/5/2022).

Guntur Romli menilai, Singapura sebagai negara berdaulat berdak melarang atau mengizinkan siapa pun masuk negaranya, termasuk UAS.

“Negara ibarat rumah kita, yang kita punya hak untuk memperbolehkan dan menolak siapa yang mau masuk rumah, apapun alasannya,” ujarnya.

Ia menuturkan, pemerintah maupun masyarakat Indonesia tidak berhak memprotes masalah tersebut karena seperti yang dia katakan, bahwa hal itu merupakan hak Singapura.

“Kalau ditolak masuk rumah orang, ya enggak bisa protes, cuma bisa bertanya-tanya, kenapa ditolak, kalau ketahuan orang banyak, cuma soal malu saja,” ucapnya.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Video Pilihan

Terkini