Tersangka Mafia Impor Baja Sempat Menelpon dalam Tahanan, Gus Umar: Hanya di Indonesia Koruptor Punya Fasilitas Mewah

Tersangka Mafia Impor Baja Sempat Menelpon dalam Tahanan, Gus Umar: Hanya di Indonesia Koruptor Punya Fasilitas Mewah Kredit Foto: Instagram

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Gus Umar Hasibuan menyoroti tersangka kasus dugaan kasus korupsi impor baja Tahan Banurea yang sempat menggunakan ponsel saat ditahan.

Gus Umar menilai hanya di Indonesia para koruptor memiliki fasilitas mewah.

Baca Juga: UAS Ditolak Masuk Singapura, Rocky Gerung; Setiap Warga Negara Berhak Dilindungi, Kalau Menlu Tutup Mulut Itu Artinya ada Rasa Bersalah

Hal itu disampaikan Gus Umar dalam akun Twitter pribadinya, pada Sabtu 21 Mei 2022.

"Hanya di Indonesia Koruptor punya fasilitas mewah. Ditahan bisa teleponan. Ajaib bukan? Gmn ini pak @KejaksaanRI?," ujar Gus Umar.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan seorang aparatur sipil negara ( ASN ) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tahan Banurea (TB) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dalam impor besi dan baja paduan dan produk turunannya tahun 2016 hingga 2021.

TB merupakan Kepala Sub Bagian Tata Usaha 2017-2018 dan Kepala Seksi Barang Aneka Industri Periode 2018-2020 pada Direktorat Impor Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag.

Peranan tersangka dalam perkara ini yakni saat menjabat sebagai Kasubag Tata Usaha periode 2017-2018 yaitu melakukan urusan kepegawaian, administrasi keuangan, persuratan, kearsipan, dokumentasi dan rumah tangga direktorat.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Video Pilihan

Terkini