UAS Ditolak Masuk Singapura, Rocky Gerung; Setiap Warga Negara Berhak Dilindungi, Kalau Menlu Tutup Mulut Itu Artinya ada Rasa Bersalah

UAS Ditolak Masuk Singapura, Rocky Gerung; Setiap Warga Negara Berhak Dilindungi, Kalau Menlu Tutup Mulut Itu Artinya ada Rasa Bersalah Kredit Foto: Instagram/Rocky Gerung

Pengamat Politik Rocky Gerung, menanggapi polemik Ustaz Abdul Somad (UAS) yang ditolak masuk Singapura.

Rocky pun menyebut setiap warga negara berhak untuk dilindungi. Dan secara tegas, Rocky kembali menyentil Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi yang bungkam karena dinilai merasa bersalah.

Baca Juga: Abu Janda Sebut Pendukung UAS yang Bikin Indonesia Gak Maju: Makhluk Otak Primitif Terbelakang!

Hal itu disampaikan Rocky Gerung dalam akun Twitter pribadinya, pada Sabtu 21 Mei 2022.

"Padahal sebetulnya setiap warga negara, berhak untuk dilindungi oleh negara. Minimal negara memberikan keterangan terkait UAS ditolak Singapura ini," ujar Rocky Gerung.

Padahal, lanjut dia, perlindungan setiap warga negara sudah diatur dalam undang-undang.

"Kalau negara bilang itu kedaulatan Singapura, memang kedaulatan Singapura untuk lakukan hal itu. Tetapi proteksi kita terhadap warga negara itu adalah hak dasar yang diatur undang-undang," jelasnya.

Rocky mengatakan bahwa ponolakan UAS itu seharusnya ada penjelasan dari negara mengapa ia ditolak dari Singapura.

"Bahwa mungkin intelijen Indonesia mensuplai bahan (tentang UAS) ke Singapura atau intelijen Singapura cari sendiri di Indonesia. Kan itu yang mesti dijelaskan. Jadi kalau ibu Menlu itu tutup mulut, itu artinya ada rasa bersalah. Atau ada ketidakmampuan menjelaskan yang tidak ingin dia pamerkan, lalu datang dengan keterangan normatif," ungkap Rocky Gerung. 

"Itu negara yang akan menerima, tapi negara kita itu yang mesti mempersoalkan supaya ada kejelasan. apa problemnya, kan Singapura mengatakan ya Ustaz Abdul Somad itu problem dengan ekstrimisme, dan Indonesia bilan iya benar, kan begitu akhirnya," pungkas Rocky Gerung. 

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Video Pilihan

Terkini