Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pernyataan Rektor UGM Soal Keaslian Ijazah Jokowi Bukan Membuat Urusan Selesai, Tapi Semakin Panjang, Kok Bisa?

Pernyataan Rektor UGM Soal Keaslian Ijazah Jokowi Bukan Membuat Urusan Selesai, Tapi Semakin Panjang, Kok Bisa? Kredit Foto: Tangkap Layar/YouTube Sekretariat Presiden
WE NewsWorthy, Jakarta -

Aktivis Gerakan Koperasi, Zulfery Yusal Koto alias Ferry Koto menyoroti diksi yang digunakan Rektor UGM Ova Emilia terkait status ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelumnya, Jokowi digugat oleh seorang warga, Bambang Tri Mulyono dengan dugaan menggunakan ijazah palsu saat mengikuti pemilihan presiden di Tahun 2019.

Baca Juga: Soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Refly Harun Teriak Lantang: Ini Bukan Isu, Tapi Data

Terkait hal ini, rektor UGM menyatakan bahwa Jokowi merupakan alumni dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Tahun 1980, dan dinyatakan lulus tahun 1985.

"Atas data dan informasi yang kami miliki dan terdokumentasi dengan baik, kami meyakini mengenai keaslian ijazah sarjana S1 Ir Joko Widodo," ucapnya.

"Dan yang bersangkutan benar-benar lulusan fakultas kehutanan Universitas Gadjah Mada," lanjut Ova Emilia dalam konferensi pers.

Ferry Koto menggaris bawahi diksi 'kami meyakini' yang disampaikan rektor UGM terkait keaslian ijazah Jokowi, seharusnya Ova tidak menggunakan kata tersebut.

"Kenapa Rektor UGM ini malah pakai diksi "Kami Meyakini" soal keaslian ijazah Presiden Jokowi," ucapnya yang dikutip dari Twitter @ferrykoto, Rabu (12/10).

Baca Juga: Pemerintah Gencar Gaungkan Mobil Listrik, Rocky Gerung: Bentar Lagi Itu Sudah Ketinggalan Zaman

Penulis/Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: