Keras! Denny Siregar Sebut Kasus UAS Ditolak Singapura Jadi Bahan Politisasi Agama, Katanya: Politikus Basi Lagi Cari Simpati

Keras! Denny Siregar Sebut Kasus UAS Ditolak Singapura Jadi Bahan Politisasi Agama, Katanya: Politikus Basi Lagi Cari Simpati Kredit Foto: YouTube/2045 TV

Pegiat media sosial Denny Siregar secara blak-blakan mengatakan bahwa isu penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS) oleh Singapura menjadi ajang politisasi agama oleh sejumlah politikus Tanah Air. Pada akhirnya, isu tersebut menjadi polemik di tengah masyarakat.

Menurut Denny, para politisi itu memanfaatkan isu UAS sebagai ajang cari panggung untuk menggaet simpati masyarakat.

“Yang menjadikan berita itu besar adalah gorengan-gorengan karbitan dari beberapa politisi yang pengen cari panggung, cari nama dari sebuah kasus yang mengatasnamakan agama,” kata Denny di kanal YouTube 2045 TV dikutip pada Jumat (20/5/2022).

Ia lantas mencontohkan politikus Partai Gelora, Fahri Hamzah yang begitu menggebu membela UAS. Fahri kemudian mengaitkan penolakan UAS oleh Singapura sebagai bentuk Islamofobia.

Baca Juga: Tanggapi Kasus UAS Ditolak Singapura, Rian Ernest: Mereka Hanya Menjaga Stabilitas dari Pemuka Agama yang Berpolitik

Baca Juga: Merasa Iba dengan Pengeroyoknya, Ade Armando: Sudah Dipenjara, Dihukum Pula Oleh Tuhan, Itu Semua Karena Indoktrinasi

“Ini lucu bagaimana seorang seperti Fahri Hamzah yang mantan Wakil Ketua DPR, lulusan perguruan tinggi negeri terkenal bisa-bisanya gagal paham mengambil kesimpulan seperti itu,” ujarnya.

Denny menilai apa yang dilakukan Fahri semata demi menarik simpati umat Islam terhadap Partai Gelora.

“Dia sekarang lagi kampanye Partai Gelora dan sasaran marketnya adalah kelompok 212 yang sudah pergi dari Gerindra karena sakit hatinya,” ucap Denny.

Kemudian Denny juga menyebut nama politisi Partai Gerindra, Fadli Zon. Sama seperti Fahri, Fadli Zon dianggap sedang berusaha menarik simpati umat Islam dengan membela UAS.

“Fadli Zon membela UAS mati-matian seolah menjadi Panglima. Tugas Fadli Zon di Gerindra ini cuman satu sebenarnya; Bagaimana merangkul kembali kelompok 212 yang pergi dari Gerindra karena merasa dikibuli,” kata Denny.

Selain itu, Denny juga menyebut sejumlah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang turut bersuara ihwal kejadian yang menimpa UAS itu.

Baca Juga: Tak Hanya Dikeroyok, Ade Armando Akui Barang Berharga Miliknya juga Dirampok

“Kalau PKS ya sudah biasa sih. Partai ini kalau masalah menunggangi isu agama mereka memang jagonya,” tuturnya.

Jadi, lanjut Denny, kasus UAS dipolitisasi oleh para politikus untuk mendapat simpati dari umat Islam tertentu. Menurutnya, banyak masyarakat yang pada akhirnya terprovokasi.

“Jadi kasus Somad ini, dipolitisasi oleh para politikus basi untuk mendapat simpati,” imbuhnya.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Video Pilihan

Terkini