Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Berbeda dengan Jokowi, Demokrat Sebut Penyebab Utama Tragedi Kanjuruhan Gegara Gas Air Mata yang Membabi Buta: Penonton Gak Panik Kalau..

Berbeda dengan Jokowi, Demokrat Sebut Penyebab Utama Tragedi Kanjuruhan Gegara Gas Air Mata yang Membabi Buta: Penonton Gak Panik Kalau.. Kredit Foto: Instagram/Yan Harahap
WE NewsWorthy, Jakarta -

Politisi Partai Demokrat Yan A. Harahap menyoroti pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut permasalahan tragedi Kanjuruhan disebabkan tangga yang curam serta pintu yang terkunci.

Menurut Yan Harahap, penyebab utama tragedi Kanjuruhan justru tembakan gas air mata yang membabi buta ke penonton.

Baca Juga: Jokowi Salahkan Pintu dan Tangga dalam Tragedi Kanjuruhan, Said Didu: Tekanan Apa yang Bapak Hadapi Hingga Tak Berani Sebut Gas Air Mata?

Hal itu disampaikan Yan Harahap dalam akun Twitter pribadinya, pada Jumat 6 Oktober 2022.

"Menurut saya penyebab utamanya adlh tembakan gas air mata yg ‘membabi buta’. Andai tak ada gas air mata tentu penonton tak sepanik itu berhamburan mencari pintu keluar karena mata perih & sesak nafas. Krn tangga curam? Stadion itu sdh dipakai berkali2, gak ada masalah Pak Jokowi," ujar Yan Harahap.

Diketahui, sebelumnya presiden Jokowi menyebut bahwa salah satu problem yang mengundang kematian ratusan suporter Arema adalah pintu stadion yang tertutup.

Jokowi sama sekali tak menyebutkan bahwa gas air mata yang dilemparkan polisi menjadi penyebab terkrusial.

"Itu nanti tim gabungan independen pencari fakta yang harus melihat secara detail," ujar Presiden Jokowi.

"Tetapi sebagai gambaran tadi yang sata lihat problemnya ada di di pintu yang terkunci, dan juga tangga yang terlalu tajam," imbuhnya. 

Lebuh lanjut, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa perlunya ada standar yang ditetapkan pada stadion sepak bola.

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Advertisement

Bagikan Artikel: