Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anies Baswedan Mulai Panik: Kini Dia Banyak Berbicara Soal Formula E

Anies Baswedan Mulai Panik: Kini Dia Banyak Berbicara Soal Formula E Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
WE NewsWorthy, Jakarta -

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai panik hingga mesti turun gunung berbicara soal dugaan korupsi helatan Formula E.

"Anies semakin panik, dia mulai banyak bicara Formula E, krn buzzer2 yg membelanya tdk efektif, yg bikin propaganda: 'KPK punya kepentingan politik memeriksa Anies soal Formula E'," ucapnya dikutip dari Twitter pribadinya, Kamis (6/10/2022).

Baca Juga: Akbar Tanjung Blak-blakan Dukung Anies jadi Capres: Orang Baik Dukung Orang Baik

Diketahui nama Anies Baswedan menjadi sorotan karena dicalonkan sebagai Calon Presiden (Capres) 2024 oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Pencalonan itupun banyak disebut agar Anies tak terjerat dalam kasus dugaan korupsi di Formula E. Diketahui Anies pun pernah dipanggil KPK untuk pemeriksaan terkait hal itu.

Anies pun angkat suara dan menjamin tak menerima uang serupiah pun dari dugaan kasus Formula E yang diusut KPK. Anies justru meminta pihak yang menuduhnya menerima uang dari Formula E untuk membuktikan tuduhan tersebut.

"Bila Anda katakan saya ambil uang, tunjukkan, bila tidak ada buktinya, maka tuduhan Anda batal. Jangan dibalik, setiap orang yang dituduh harus memberikan pembuktian. Tapi saya, tidak pernah terima, dan ini adalah sebuah project untuk Indonesia yang kita berurusan dengan lembaga internasional, yang memiliki reputasi," kata Anies dalam wawancara dengan televisi swasta dikutip, Kamis (6/10/2022).

Pihak Formula E yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, kata Anies, beroperasi di negara yang aturan pembukuan sangat ketat. Anies pun menyatakan seluruh rapat Formula E direkam.

"Dalam semua sifat penuduhan, yang harus membawa bukti adalah yang penuduh, bukan yang dituduh. Di mana-mana kalau Anda menuduh membawa bukti, habis energi orang kalau yang dituduh harus membawa bukti, habis energi kita. Jadi yang harus membawa bukti adalah yang menuduh, kalau Anda tidak bisa membuktikan tuduhannya, tidak bisa membawa bukti, batalin tuduhan itu," ujar Anies.

Anies juga turut bicara soal isu dirinya ditarget oleh pimpinan KPK terkait dugaan kasus Formula E. Anies yakin mereka yang bekerja di KPK secara profesional.

"Sekarang saya pun masih yakin bahwa KPK bekerja profesional. KPK adalah lembaga terhormat yang memiliki tugas menjaga integritas dan mereka saya yakin di dalam itu punya perasaan nama baik institusi, nama baik Indonesia, sehingga saya yakin bahwa mereka bekerja profesional," ucapnya.

Anies mengatakan Formula E merupakan program yang ditetapkan berdasarkan Perda DKI Jakarta. Anies bersyukur Formula E berjalan dengan lancar.

Penulis/Editor: Alfi Dinilhaq

Advertisement

Bagikan Artikel: