Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Belum Ada Pihak yang Minta Maaf Soal Tragedi Kanjuruhan, Petinggi Disindir Menohok: Kanjuruhan Adalah Monumen Brutalisme

Belum Ada Pihak yang Minta Maaf Soal Tragedi Kanjuruhan, Petinggi Disindir Menohok: Kanjuruhan Adalah Monumen Brutalisme Kredit Foto: Antara/ANTARA FOTO/Didik Suhartono/hp.
WE NewsWorthy, Jakarta -

Dosen Cross Culture Institute, Ali Syarief, menyayangkan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan belum lama ini.

Ali menyinggung bahwa bangsa Indonesia mengaku berperadaban tinggi tapi bahkan sulit untuk hanya sekadar mengucapkan kata maaf.

Baca Juga: Jokowi Sebut Penyebab Tragedi Kanjuruhan Karena Tangga dan Pintu Stadion, Eh Diskakmat: Nggak Ada yang Meninggal Karena Tangga, Pakde!

“Bangsa ini mengaku berperadaban tinggi. Ttp sulit, bahkan, untuk mengeluarkan kata "minta maaf",” ujar Ali melalui akun Twitter-nya pada Rabu (5/10).

“Sehingga harus didesak oleh mereka yang sedang mewakili korban-korban dan masyarakat yang dirugikan,” sambungnya.

Ali lantas mengatakan bahwa tragedi Kanjuruhan adalah monumen brutalisme yang tidak terlupakan dalam catatan sejarah.

Penulis/Editor: Meilia Mulyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: