Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Hasil Investigasi PSSI Ngaco Soal Tragedi Kanjuruhan: Jangan-jangan Mereka Pakai Gaya Sambo yang Ngarang...

Hasil Investigasi PSSI Ngaco Soal Tragedi Kanjuruhan: Jangan-jangan Mereka Pakai Gaya Sambo yang Ngarang... Kredit Foto: Kemenko PMK
WE NewsWorthy, Jakarta -

Sekjen Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) Yosef Sampurna Nggarang alias Yos Nggarang mengajak para pendukung Arema FC, Aremania untuk melakukan investigasi tandingan dari hasil Investigasi PSSI.

Sebelumnya Ketua Komite Disiplin PSSI Erwin Tobing membeberkan telah menemukan 42 botol minuman keras bersegel di Stadion Kanjuruhan seusai kericuhan, Sabtu (1/10) malam.

Baca Juga: Tidak Salahkan Penggunaan Gas Air Mata Oleh Polisi, IPW Sebut Sosok Ini yang Harus Bertanggung Jawab Atas Tragedi Kanjuruhan

Olehnya Yos meminta Aremania untuk membuat investigasi tandingan terkait pernyataan PSSI tersebut.

"Waduh, ini teman-teman Aremania wajib lakukan investigasi untuk investigasi hasil Komdis PSSI," ucapnya dikutip dari twitter pribadinya, Rabu (5/10/2022).

"Apa betul nemu 42 botol miras?" sambungnya.

Sebab, Yos khawatir jika kejadian ini akan sama seperti kasus penembakan Brigadir J oleh Ferdy Sambo cs.

"Jangan-jangan mereka pakai gaya Sambo yang ngarang ada tembak menembak antara Brigadir J dan Bharada E," ucapnya.

"Jika Komdis PSSI ngarang, bisa kita jebloskan ke bui," pungkasnya.

Sebelumnya, mantan Juru Bicara (Jubir) Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie M Massardi juga menanggapi hasil investigasi PSSI dengan sarkas.

Ia bahkan meminta agar Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD untuk menghentikan investigasi yang dilakukan PSSI.

“Stop investigasi PSSI. Mual baca hasil investigasi PSSI yang ngaco begini,” ungkapnya, Rabu (5/10/2022).

Adhie M Massardi juga mengingatkan, hasil investigasi PSSI bisa saja membuat suporter Arema tidak terima.

Penulis/Editor: Alfi Dinilhaq

Advertisement

Bagikan Artikel: