Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kader Demokrat Geram Kompolnas Ikut Usut Tragedi Kanjuruhan: Bangke Nih Komisi, Udah Babak Belur di Kasus Sambo, Sekarang Ikutan..

Kader Demokrat Geram Kompolnas Ikut Usut Tragedi Kanjuruhan: Bangke Nih Komisi, Udah Babak Belur di Kasus Sambo, Sekarang Ikutan.. Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
WE NewsWorthy, Jakarta -

Politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana mengaku geram dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang ikut terlibat dalam pengusutan tragedi Kanjuruhan.

Cipta Panca menyinggung peran Kompolnas dalam kasus Ferdy Sambo yang berantakan.

Baca Juga: Makin Panas! Novel Baswedan Tantang KPK Buka Rekaman Rapat Perkara Formula E: Kalau Tidak Ada Paksaan, Mestinya Gak Perlu Khawatir..

Hal itu disampaikan Cipta Panca dalam akun Twitter pribadinya, pada Rabu 5 Oktober 2022.

"Bangke nih ikut2 aja nih komisi. Udah babak belur di kasus Sambo. Sekarang ikutan pula di kasus Kanjuruhan. Seperti kata Mahfud di DPR, kalau mau bubarkan ya bubarkan saja. Yang bikin kan DPR, katanya. Setuju dibubarkan!!!," ujar Cipta Panca.

Sebelumnya, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyatakan bahwa Kapolres Malang nonaktif, AKBP Ferli Hidayat, tidak memerintah anggotanya yang bertugas untuk melepaskan tembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Komisioner Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan konfirmasi kepada Kapolres Malang nonaktif terkait penggunaan gas air mata untuk mengurai massa.

“Tidak ada perintah dari Kapolres untuk melakukan penguraian massa dengan tindakan excessive dengan gas air mata. Tidak ada,” ucap Wahyu, sapaan akrab Albertus Wahyurudhanto.

Wahyu menjelaskan Kapolres Malang nonaktif telah menjalankan tugasnya secara prosedural. Menurutnya sudah ada tindakan antisipasi dengan memberikan arahan langsung kepada personel yang bertugas saat apel sebelum pertandingan.

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Advertisement

Bagikan Artikel: