Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Salahkan Aremania di Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kader Demorkat: Pantes Ade Armando Dikeroyok di Depan DPR!

Salahkan Aremania di Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kader Demorkat: Pantes Ade Armando Dikeroyok di Depan DPR! Kredit Foto: Instagram/Ade Armando
WE NewsWorthy, Jakarta -

Politisi Partai Demorkat Cipta Panca Laksana menyoroti pernyataan Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando yang menyalahkan Aremania atau Supporter Arema FC yang memicu tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) kemarin.

Ia pun tak heran dengan alasan Ade Armando yang pernah dikeroyok massa di depan Gedung DPR RI ketika demonstrasi beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Ade Armando Sebut Aremania Bergaya Preman Hingga Jadi Penyebab Utama Tragedi, Warganet Geram: Gak Usah Dikasih Panggung!

"Pantes dikeroyok massa di depan DPR!!!" ucap Panca dikutip dari Twitter @panca66, Rabu (5/10/2022).

Diketahui dalam banyak video yang beredar, Ade Armando menyalahkan supporter sepak bola Indonesia yang bergaya preman dan merusak fasilitas hingga menyebabkan Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang terjadi hingga ratusan nyawa melayang.

"Siapapun yang menyaksikan video yang kini tersebar di Stadion Kanjuruhan 1 Oktober lalu pasti bisa mengenali bahwa pangkal persoalan adalah kelakuan sebagian suporter Arema yang menyerbu lapangan," ucapnya dikutip dari Channel YouTube Cokro TV, Selasa (4/10/2022).

Ketua Umum Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) ini juga menyebut tindakan supporter Arema bergaya preman dan sebabkan kejadian nahas itu terjadi.

"Mereka sombong bergaya preman menantang merusak dan menyerang gara-gara merekalah tragedi itu terjadi," bebernya.

Ia pun menyebut ada upaya untuk menyalahkan pihak Kepolisan yang melakukan tindakan represif dalam menghalau kerusuhan yang terjadi di dalam stadion dengan penggunaan gas air mata.

"Nampaknya ada upaya sengaja untuk mengarahkan telunjuk pada pihak kepolisian, marilah kita bersikap objektif. Apa sih yang dimaksud dengan tindakan Represif pelanggaran profesionalisme atau bahkan pelanggaran HAM yang dilakukan Kepolisian," jelasnya.

Penulis/Editor: Alfi Dinilhaq

Advertisement

Bagikan Artikel: