Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 153 Orang, Tokoh NU: Mengungkap Kasus Sambo Aja Butuh Waktu 3 Bulan, Apalagi Kematian Fans Arema?

Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 153 Orang, Tokoh NU: Mengungkap Kasus Sambo Aja Butuh Waktu 3 Bulan, Apalagi Kematian Fans Arema? Kredit Foto: Antara Foto
WE NewsWorthy, Jakarta -

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Muhammad Umar Syadat atau yang akrab dipanggil Gus Umar menyoroti insiden tragis yang terjadi setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya yang menelan ratusan korban jiwa di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022).

Gus Umar menyinggung kasus Ferdy Sambo yang pengusutannya memakan waktu lama.

Baca Juga: Anies Baswedan Gabung Pemuda Pancasila, Denny Siregar Nyeletuk: Cuci Tangannya Keras Banget Supaya Gak Dibilang Bapak Politik Identitas..

Hal itu disampaikan Gus Umar dalam akun Twitter pribadinya, pada Senin 3 Oktober 2022.

"Mengungkap kasus sambo sampai P21 sj butuh wkt 3 bln aplg mengungkap kematian 136 org fans arema butuh brp bulan?," ujar Gus Umar.

Diketahui, kabar duka datang dari sepak bola Indonesia. Laga yang mempertemukan Arema vs Persebaya pada 1 Oktober 2022 kemarin mencatat sebuah tragedi yang tidak seharusnya tercatat dalam sejarah sepak bola tanah air.

Bagaimana tidak, tercatat ada 127 orang meninggal dunia atas kerusuhan yang terjadi. Kericuhan bermula saat ribuan Aremania merangsek masuk ke area lapangan setelah Arema sebagai tuan rumah kalah.

Mereka hendak protes ke pemain dan ofisial. Hal tersebut lantaran Arema kalah 2-3 dari musuh bebuyutan mereka untuk kali pertama dalam 23 tahun terakhir.

Ada pelemparan benda-benda, termasuk flare dalam kericuhan yang terjadi. Petugas keamanan gabungan sempat menghalau aksi dari suporter tersebut.

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Advertisement

Bagikan Artikel: