Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tokoh NU Masih Geram Rasamala Aritonang jadi Pengacara Sambo dan Istri: Banyak Cakap Kau, Bikin Geram Orang Batak Saja Kau!

Tokoh NU Masih Geram Rasamala Aritonang jadi Pengacara Sambo dan Istri: Banyak Cakap Kau, Bikin Geram Orang Batak Saja Kau! Kredit Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha
WE NewsWorthy, Jakarta -

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan mencecar habis-habisan Rasamala Aritonang yang mau untuk menjadi pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi atas kasus pembunuhan Brigadir J.

Ia pun menyayangkan dengan latar belakang pegawai di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ia lebih memilih membela dalang pembunuhan ajudan mantan Kadiv Propam Polri itu.

Baca Juga: Keras! Politisi PKB Ultimatum Rasamala Aritonang: Kau Tahu Tak Seorangpun Lawyer Batak Top mau jadi Pengacara Sambo, Tiba-tiba Kau Mau!

"Byk kali cakap kau. Dgn latar belakangmu di @KPK_RI Kau hrsnya bela korban bkn dalang pembunuhan. Bikin geram orang batak saja kau," ucapnya dikutip dari Twitter pribadinya, Sabtu (1/10/2022).

Sebelumnya, keputusan Rasamala untuk menjadi pengacara dalang pembunuhan Brigadir J itu menuai pro dan kontra.

Dalam cuitan pribadinya di Twitter, Rasamala membeberkan pasal terkait tugas advokat berdasarkan Undang-Undang.

"Pasal 18, point 2 advokat tidak tidak dapat diidentikkan dengna kliennya dalam membela perkara klien oleh pihak berwedang dan/atau masyarakat," tulis UU.

Lalu pada Pasal 15 menyatakan, "Advokat bebas dalam menjalankan tugas dan profesinya untuk membela perkara yang menjadi tanggung jawabnya dengan tetap berpegang pada kode etik profesi dan peraturan perundang-undangan," tulis UU.

Eks pegawai KPK Febri Diansyah dan Ramasala Aritonang bergabung dengan kantor hukum Arman Hanis untuk menjadi tim kuasa hukum tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yakni Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo

Rasamala akan mendampingi Ferdy Sambo, sementara Febri akan mendampingi Putri Candrawathi.

Penulis/Editor: Alfi Dinilhaq

Advertisement

Bagikan Artikel: