Bukan Hanya Singapura, UAS Akui Juga Pernah Ditolak Masuk Timor Leste karena Diduga Teroris

Bukan Hanya Singapura, UAS Akui Juga Pernah Ditolak Masuk Timor Leste karena Diduga Teroris Kredit Foto: Antara/Rahmad

Usai heboh ditolak masuk ke Singapura, Ustaz Abdul Somad (UAS) mengaku bukan kali pertama dirinya ditolak masuk suatu negara.

UAS mengungkapkan bahwa dirinya juga pernah ditolak masuk ke wilayah Timor Leste padahal dirinya sudah dijadwalkan bertemu dengan mantan PM Timor Leste Xanana Gusmao.

Baca Juga: Tanggapi UAS Ditolak Singapura, Denny Siregar: Mending Perbaiki Diri Lu Aja, Bener Gak Perilaku Lu Selama Ini

Hal itu disampaikan UAS dalam video di kanal YouTube Hai Guys Official, dilihat Rabu (18/5).

"Dulu memang saya pernah tidak masuk ke Timor Leste. Padahal sudah disusun acaranya dengan Pak Xanana Gusmao, dengan uskup, kemudian tablig akbar. Sudah ada urutan acaranya. Begitu sampai di airport, di Timor Leste, tiba-tiba tak masuk. Kawan saya masuk, rombongan masuk, saya tak masuk," ujar UAS.

UAS menceritakan bahwa dirinya ditolak masuk ke Timor Lesteckarena diduga teroris.

"Saya tanya di situ, orang Imigrasi. Agak bisik-bisik, kenapa kalian tidak kasih saya masuk? 'Ada baru informasi, Pak'. Info apa? 'Bapak teroris'. Kenapa kalian kasih tahu sekarang? Kenapa nggak dari kemarin? 'Informasinya baru sejam yang lalu'. Jadi mereka Imigrasi Timor Leste itu dapat fax dari Jakarta, kalau kata orang Imigrasi Timor Leste itu, 'kami dapat kiriman bahwa bapak teroris makanya tidak bisa masuk'. Tapi waktu itu sebelum pilpres, 2018," terangnya.

Selain itu, dia juga menilai ditolaknya kedatangan dirinya ke Timor Leste dulu dikarenakan bakal mempengaruhi suara Pilpres.

"Jadi waktu itu memang ya maklum lah, mungkin kedatangan saya ke Timor Leste itu nanti mempengaruhi suara. Waktu itu dua calon, satu Pak Prabowo, yang satu lagi incumbent. Waktu itu saya dikhawatirkan akan condong. Itu kan dulu, 2018, ini 2022. Pilpres masih lama, 2024. Kalau dulu 2018 dikhawatirkan waktu itu kan ada ada kelompok cebong, ada kelompok kampret, sekarang semua kampret udah jadi cebong, ha-ha-ha...," sambung UAS sambil tertawa.

Sementara soal ditolaknya masuk ke Singapura, UAS meminta imigrasi setempat memperbarui informasi tentang dirinya.

"Jadi orang Singapura masih update status, kalian update pengetahuan, cari tahu ini orang ini siapa. Kalau kalian merasa informasinya tidak valid dari Indonesia tanya Malaysia, mana tahu orang Malaysia lebih jujur sikit kan," ujar UAS sambil tertawa.

Terkait

Terpopuler

NW Discover

Video Pilihan

Terkini