Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

PDIP Sebut Puan Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos Gegara Pengawalnya: Semoga Bisa Mengerti

PDIP Sebut Puan Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos Gegara Pengawalnya: Semoga Bisa Mengerti Kredit Foto: Instagram/Puan Maharani
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pegiat media sosial Yusuf Dumdum menyoroti tanggapan PDIP terkait video Puan Maharani yang membagikan kaos kepada warga di kawasan Bekasi, Jawa Barat, sambil cemberut.

Diketahui, Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan, Puan tidak marah maupun murung.

Baca Juga: Ironis! Siswa SMKN di Purbalingga Sekolah di Pasar, Ganjar Kena Semprot: Cobalah Perbaiki Dulu Jawa Tengah, Jangan Langsung Nekat Indonesia

Yusuf Dumdum berharap masyarakat bisa mengerti penjelasan dari PDIP.

Hal itu disampaikan Yusuf Dumdum dalam akun Twitter pribadinya, pada Rabu 28 September 2022.

"Sabar-sabar, netizen dimohon sabar. Ini penjelasannya. Semoga semua damai dan bisa mengerti," ujar Yusuf Dumdum.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah buka suara ihwal ekspresi wajah Ketua DPR Puan Maharani yang terlihat kesal saat membagi-bagikan kaus ke masyarakat di daerah Jawa Barat (Jabar).

Said mengatakan bahwa saat itu Puan kesal dengan pengawal pribadinya (walpri) yang bekerja tidak sesuai tugas.

Seperti diketahui, video yang merekam peristiwa dan ekspresi wajah Puan ketika membagikan kaus itu viral di media sosial.

Lebih lanjut Said menjelaskan, Puan selalu mendapatkan pengamanan sebanyak dua lapis ketika turun menemui masyarakat. Menurutnya, lapis pertama diisi oleh pengawal pribadi yang bertugas hanya menjaga Puan.

Kemudian, pengamanan lapis kedua yang terdiri dari orang-orang dekat bertugas membantu memenuhi kebutuhan Puan.

"Nah, di ring 1 itu, biasanya hanya ngamanin Mbak Puan tapi tidak pegang kaus, yang megang kaus biasanya kami-kami ini (ring 2)," kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (27/9/2022).

Dia mengatakan bahwa akan tetapi situasi yang terjadi saat Puan turun di Jabar tidak demikian. Menurutnya, walpri ternyata ikut memegang kaus yang hendak dibagikan kepada masyarakat.

"Mbak Puan kaget, lho kok kamu yang megang kaus? Mbak Puan itu nanya, bukan marah. Kok kamu yang pegang kaus? Kan seharusnya bukan kamu. Kamu menjaga tugas walprinya," ujar Said.

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Advertisement

Bagikan Artikel: