Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Soal Polemik 400 Anggota Tim Bayangan Kemendikbud, Nadiem Dikritik: Kalau Digaji Pakai Duit Ojol yang Dia Dirikan Sih Gak Masalah

Soal Polemik 400 Anggota Tim Bayangan Kemendikbud, Nadiem Dikritik: Kalau Digaji Pakai Duit Ojol yang Dia Dirikan Sih Gak Masalah Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar
WE NewsWorthy, Jakarta -

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Muhammad Umar Syadat atau yang akrab dipanggil Gus Umar mengkritik Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbidristek) Nadiem Anwar Makarim terkait keberadaan 400 orang tim bayangan atau shadow team di Kemendikbudristek.

Gus Umar menyinggung gaji 400 orang yang disebut Nadiem sebagai shadow team.

Baca Juga: Panglima TNI Andika Perkasa Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna, Fadli Zon: Harusnya Dinaikkan!

Hal itu disampaikan Gus Umar dalam akun Twitter pribadinya, pada Selasa 27 September 2024.

"400 orang dia pekerjakan pakai duit rakyat. Klu 400 org itu pakai duit ojol yg dia dirikan sih gak mslh. Ngeri bgt," ujar Gus Umar.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Anwar Makariem angkat suara soal hadirnya 400 orang di kementeriannya yang disebut sebagai tim bayangan.

Dia menampik jika mereka hadir untuk memberi kesan negatif. Justru sebaliknya, kehadiran mereka untuk kemajuan kementerian yang dikomandoinya melalui teknologi.

"Apa inovasi dari Kemdikbud Ristek, kenapa kok bisa terjadi begitu banyak anak muda mau ingin bergabung ke dalam govtech edu tersebut untuk membangun produk ini? Itu adalah karena inovasi budaya dalam Kemdikbud yang walaupun mereka vendor, mereka tidak diperlakukan sebagai vendor," kata Nadiem di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/9).

Nadiem memastikan, keputusan terkait tindak-tanduk kebijakan semua masih ada dalam dalam pengawasan direktorat terkait. Artinya, anggapan bahwa mereka memegang kendali penuh atas seluruh direktorat di Kemdibud Ristek adalah salah.

Penulis/Editor: Devi Nurlita

Advertisement

Bagikan Artikel: