Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Satire! Terkait Oversupply Listrik PLN, Hanya Jokowi yang Mampu Lakukan ini Terhadap Rakyat: Enam Presiden Sebelumnya Ngapain?

Satire! Terkait Oversupply Listrik PLN, Hanya Jokowi yang Mampu Lakukan ini Terhadap Rakyat: Enam Presiden Sebelumnya Ngapain? Kredit Foto: PLN
WE NewsWorthy, Jakarta -

Mantan Sekretaris BUMN Said Didu menyoroti solusi pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait oversupply listrik PLN.

Pemerintahan Jokowi membuat program konversi LPG 3 kg ke kompor listrik sebagai upaya untuk mengatasi oversupply atau kelebihan pasokan listrik.

Baca Juga: Sebut Program Kompor Listrik Merupakan Kebijakan 'Brutal' Bagi Rakyat Miskin, Begini Penjelasan Ekonom

Melansir dari CNN, Kementerian ESDM mengungkapkan bahwa PLN akan mengalami oversupply listrik 6 hingga 7 gigawatt (GW) akhir tahun 2022, mayoritas terjadi di pulau Jawa.

Kelebihan pasokan listrik merupakan beban PLN, lantaran pemerintah masih menerapkan skema take or pay, yaitu listrik yang terpakai atau tidak harus dibayar sesuai kontrak terhadap penyedia swasta (IPP).

Sekedar informasi, setiap kelebihan pasokan listrik sebesar 1 GW, PLN harus membayar kepada swasta Rp3 triliun per tahun, ini berdasarkan kontrak skema take or pay.

Penulis/Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: