Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Sebut Program Kompor Listrik Merupakan Kebijakan 'Brutal' Bagi Rakyat Miskin, Begini Penjelasan Ekonom

Sebut Program Kompor Listrik Merupakan Kebijakan 'Brutal' Bagi Rakyat Miskin, Begini Penjelasan Ekonom Kredit Foto: PLN
WE NewsWorthy, Jakarta -

Ekonom Anthony Budiawan menyoroti program kompor listrik yang diyakini pemerintah merupakan jalan keluar bagi masalah pembengkakan subsidi LPG.

Pemerintah akan melakukan uji coba konversi LPG 3 kg ke kompor listrik, dengan membagikan 300 ribu kompor induksi kepada rumah tangga yang terdaftar di DTKS daerah Solo dan Denpasar.

Baca Juga: Singgung Startup Agrikultur Sebagai Solusi Krisis Pangan, Jokowi Dibabat Habis: Gak Ada Hubungan, Kuncinya...

Melansir dari Bisnis Today, kompor istrik dirancang memakai daya 3.500 watt dengan Miniatur Circuit Breaker (MCB), sedangkan penggunaanya adalah rumah tangga DTKS, yang hanya punya daya 450 VA.

Berdasarkan keterangan Kementerian ESDM, program kompor listrik akan diberikan dengan alat masak, kenaikan daya, dan tambahan sambungan khusus.

Anthony Budiawan mengungkapkan bahwa kebijakan pemakaian kompor listrik merupakan penghapusan subsidi LPG terhadap rakyat miskin, dan menggantinya dengan konsumsi surplus listrik.

Baca Juga: Bantu Korban Gempa Cianjur, Pegawai PLN Mengajar di Sekolah Darurat

Penulis/Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: