Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Harga BBM Tidak Seharusnya Naik, Pengamat Ekonomi Ungkap Alasannya, Artinya Pemerintah Bohong?

Harga BBM Tidak Seharusnya Naik, Pengamat Ekonomi Ungkap Alasannya, Artinya Pemerintah Bohong? Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pengamat ekonomi Anthony Budiawan menyoroti pernyataan ekonom senior Rizal Ramli terkait alasan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Dalam podcast dengan Kedai Pena, Rizal Ramli mengungkapkan bahwa kenaikan harga BBM yang ditetapkan pemerintah pada 3 September 2022 terkait dengan utang luar negeri yang jatuh tempo.

Baca Juga: Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Tak Ditanggapi, Pemerintah Malah Lakukan ini: Menyengsarakan Rakyat Adalah Hobby!

Melansir dari Kemenkeu, anggaran subsidi dan kompensasi tahun 2022 telah membengkak tiga kali lipat, mulanya APBN dianggarkan sebesar Rp152,5 triliun.

Namun mengalami peningkatan menjadi Rp502,4 triliun, sehingga pemerintah memutuskan sebagian subsidi BBM dialihkan untuk bantuan yang lebih tepat sasaran.

Akibat hal ini, kenaikan harga BBM tidak bisa dihindari, tapi pemerintah telah membuat bantalan dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Penulis/Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: