Menu
Nasional
Megapolitan
Daerah
Politik
Hukum
Video
Indeks
About Us
Social Media

Nggak Nyangka, Ternyata ini Alasan Lukas Enembe Dibackup Pendukungnya Usai Terjerat Korupsi, Terkait Papua!

Nggak Nyangka, Ternyata ini Alasan Lukas Enembe Dibackup Pendukungnya Usai Terjerat Korupsi, Terkait Papua! Kredit Foto: Antara/Puspa Perwitasari
WE NewsWorthy, Jakarta -

Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti Gubernur Papua Lukas Enembe yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi oleh KPK.

Berdasarkan keterangan Menko Polhukam, penetapan Lukas Enembe sebagai tersangka korupsi memicu demo besar-besaran dari pendukungnya.

Baca Juga: Papua Memanas! Rocky Gerung Ungkap Kesalahan Istana Soal Kasus Korupsi Lukas Enembe, Ternyata Terkait Mahfud MD

Menurut Rocky Gerung, Papua memang harus ditangani dengan cara tertentu, meskipun terkait dengan kasus korupsi yang menjerat gubernurnya.

"Kan dari awal kita tahu Papua itu harus dirawat bahkan di tangani dengan cara yang unik gitu, yang spesifik kesitu," ucapnya yang dikutip dari Rocky Gerung Official Channel, Kamis (22/9).

"Nah kalau dibalik.. nanti dibilang ya itu memang korupsi, tapi karena itu jangan halang-halangi, orang Papua itu lain cara melihat pembimbingnya," lanjutnya.

Pendukung Lukas tidak akan tinggal diam usai ia ditetapkan sebagai tersangka, lantaran mereka juga menginginkan perhatian Internasional tertuju pada Papua.

"Karena itu kemudian pengikut-pengikut Lukas itu udah bergerombol untuk backup dia, kenapa dia di backup? karena satu paket dengan upaya untuk meminta perhatian internasional, tentang keadaan Papua," ungkapnya.

Sehingga strategi istana meminta Mahfud MD sebagai pemberi keterangan dalam kasus ini merupakan hal yang keliru, publik Internasional pun akan bertanya-tanya.

"Jadi begitu cara bacanya, jadi secara strategis keliru taruh pak Mahfud di situ, dan publik internasional akan bereaksi itu ada apa dibalik itu, persaingan itu demi apa," pungkas Rocky.

Baca Juga: KPK Dalami Soal Pertemuan Lukas Enembe dengan Penyuapnya

Penulis/Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: